Jubir Pemerintah: 400 Juta Dosis Vaksin Sudah Diterima Indonesia

FOTO : Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro, saat menggelar konferensi pers, Jumat (11/12/2021)/ Tangkapan layar kanal youtube Sekretariat Presiden/Heru Lianto

MATAHARI.TV | Jakarta — Indonesia sudah menerima lebih dari 400 juta dosis vaksin, baik dalam bentuk jadi, siap suntik atau bahan baku yang diproses kemudian PT Bio Farma.

Demikian dikatakan Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro, dalam keterangan resmi yang disiarkan melalui kanal youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (11/12).

Lebih lanjut Reisan menjelaskan, pemerintah mengadakan vaksin Covid dengan berbagai cara, di antaranya membeli sendiri, hibah dari negara sahabat, atau melalui kerja sama internasional seperti Covax Fasility, di mana Indonesia adalah salah satu pemimpinnya.

“Dan hingga hari Selasa, 7 Desember 2021 kemarin, sudah lebih dari 100 juta warga Indonesia yang telah mendapatkan dosis lengkap atau dua dosis vaksinasi Covid-19,” jelas wanita kelahiran Kota Malang, 28 Desember 1985 itu.

Reisa menerangkan, masyarakat Indonesia yang sudah menerima vaksin pertama totalnya hampir sekitar 145 juta orang. Atau hampir 70 persen dari sasaran vaksinasi, masyarakat Indonesia sudah menerima minimal satu kali suntikan vaksin Covid-19.

“Apabila dikurangi dengan total penerima dosis lengkap dan total penerima dosis pertama, berarti masih ada sekitar 45 juta warga Indonesia yang sedang menunggu suntikan vaksin dosis kedua,” ujarnya.

“Kita doakan prosesnya lancar dan semuanya sukses divaksinasi lengkap ya. Amin,” tambah Reisa.

Reisa juga mengingatkan, sejak setahun ini program vaksinasi di Indonesia sudah menyediakan paling tidak 7 jenis vaksin, yaitu Sinovac, Vaksin COVID-19 PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, dan Janssen

Sedangkan BPOM sendiri sudah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk 11 jenis vaksin COVID-19 yakni yakni Sinovac, Vaksin COVID-19 PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Sputnik V, Zifivax, Janssen, Convidecia dan Covovax,

“Tujuannya adalah sebanyak-banyaknya suplai vaksin kepada masyarakat agar dapat divaksinasi secepat-cepatnya,” kata Reisa | Heru Lianto

 

Note : Bersama-kita lawan virus Corona. matahari.tv mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat 3M : Memakai masker, Rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak.

TAGS
Share This