Gelar SILAT Ke-5, Asosiasi Prodi Ilmu Komunikasi PTMA Berkumpul di UHAMKA Jakarta

Jakarta – Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UHAMKA Bersiap Gelar Silaturahmi (SILAT) Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APIK PTMA) ke-5, 24-26 Juni Jakarta.
Ketua Panitia Pelaksana Andys Tiara, di Jakarta, Senin,(1/6) menjelaskan kegiatan SILAT APIK-PTMA itu akan berlangsung Rabu-Jumat, 24-26 Juni 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA), Kampus A ,Jl Limau II, Kebayoran Jakarta Selatan .
Mengusung tema besar “Komunikasi Berdampak: Mendorong Transformasi Sosial
Berkelanjutan melalui Inovasi Digital yang Etis”, disebutkan rangkaian kegiatan meliputi, Seminar Internasional; Kompetisi mahasiswa bertaraf internasional; Pengabdian kepada masyarakat; Kunjungan media; City Tour; Forum koordinasi nasional program studi dan mahasiswa ilmu komunikasi PTMA; dan ditutup dengan Malam Penghargaan dan parade budaya.
Hingga saat ini tercatat 59 Program Studi dari berbagai PTMA menyatakan akan ikut serta dalam event ini.
Terungkap pula bahwa tema besar Komunikasi Berdampak : Mendorong Transformasi Sosial Berkelanjutan melalui Inovasi Digital yang Etis ini, dilatarbelakangi oleh dinamika sosial global saat ini akibat percepatan transformasi digital dan tingginya adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelleigence/AI).
Di mana Inovasi ini telah mengubah total lanskap Komunikasi global,cara manusia berinteraksi,membangun opini publik, hingga pembentukan realitas Sosial baru.
Dibalik euphoria baru tersebut ,muncul tantangan Etis berupa krisis Komunikasi yang nyata seperti fenomena infodemis yang melahirkan realitas baru dimana narasi yang Viral Lebih Kuat daripada yang Valid dan Emosi lebih cepat Menyebar daripada Fakta.
Ketika era digital menuntut setiap individu menjadi media,masyarakat cenderung lebih banyak bicara tetapi sedikit mendengar.
Dampaknya,memuaskan disinformasi,manipulasi konten,degradasi etika publik,polarisasi Sosial,hingga krisis kepercayaan (crisis of trust) menjadi hal yang tidak terhindarkan.
