Di Hari Pers Nasional 2023, IKWI DKI Menikmati Tour Danau Toba

Di Hari Pers Nasional 2023, IKWI DKI Menikmati Tour Danau Toba

KEHADIRAN Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) se-Nusantara di Kota Parapat, Sumatera Utara tak lain dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) yang berlangsung di Kota Medan, 7 – 10 Februari 2023.

Di sela-sela kegiatan HPN tersebut organisasi istri wartawan IKWI juga mengadakan kegiatan tour ke Danau Toba yang berlangsung 7 – 8 Februari 2023.

Rombongan IKWI dari kota Medan berangkat menuju Danau Toba, setelah menginap satu malam, keesokan harinya seluruh peserta mengikuti tour ke pulau Samosir dengan menggunakan Kapal Ferry.

Danau Toba salah satu dari 88 kawasan termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2011, tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025, sehingga menjadi  prioritas  dalam  pembangunan  kepariwisataan.

Mengadakan Pertemuan

Sebelumnya menyebrang ke Pulau Samosir, IKWI mengadakan pertemuan untuk membahas Tata Kelola Organisasi, dimana kegiatan tersebut merupakan Silatuhrahmi Nasional IKWI, yang mengambil tema, “Menuju Tata Kelola Organisasi Yang Berkualitas”, diikuti 150 perserta dari IKWI Nusantara.

Ketua Umum IKWI Pusat Indah Kirana mengatakan, kegiatan tour ke Danau Toba ini dalam rangka Silaturahmi Nasional seluruh anggota IKWI dari Aceh sampai Papua.

“Dalam kegiatan tersebut, kami melakukan konsolidasi organisasi, tata kelola organisasi yang baik, juga melakukan penyempurnaan PD-PRT organisasi,”jelanya.

Setelah seluruh peserta mengikuti konsolidasi organisasi, pagi 8 Februari melanjutkan tour ke Pulau Samosir menggunakan Kapal Ferry dengan menempuh waktu selama kurang lebih 1 jam perjalanan.

IKWI DKI

Begitu pula dengan IKWI DKI Jakarta yang ikut ambil bagian dalam tour ke Pulau Samosir, para peserta mengaku takjub dengan keindahan Danau Toba, yang merupakan keajaiban alam dunia dan masuk dalam deretan 10 wisata prioritas.

Ketua IKWI Jaya Novi Enebelty mengungkapkan, setelah kita mengadakan pertemuan pengurus IKWI, dilanjutkan dengan mengunjungi pulau Samosir.

Menurut Novi, keindahan Danau Toba ini tak perlu diragukan lagi, bahkan membuat banyak wisatawan mancanegara maupun lokal yang datang kesini.

“Kami sangat senang mengikuti kegiatan IKWI apalagi dengan mengikuti tour ke Pulau Samosir. Disini kami bisa melihat potensi pariwisata yang begitu indah, adat istiadat, maupun budayaannya,” ungkap Novi yang memimpin delegasi IKWI DKI Jakarta.

Jadi yang kita rasakan dalam kegiatan IKWI ini semuanya dapat, ada pertemuan IKWI nasional, menikmati kuliner, menyebrangi pulau ke Samosir, melihat rumah adat dan kebudayaan dengan tarian Tor-tor, bahkan kami juga ikut menari Tor-tor, serta berbelanja sovenir khas pulau Samosir, tambah Novi.

Hal itu juga disampaikan Sekretaris IKWI DKI Jakarta Eka Ardimiyati yang mengaku sangat menikmati tour ke Danau Toba ini. Dengan rombongan IKWI se-Nusantara maka kita bertambah pengetahuan khususnya keindahan Alam yang ada di Sumatera Utara.

“Kami disini sangat menikmati sejuknya alam, menikmati perjalanan menggunakan Kapal Ferry untuk menyebrang ke Pulau Samosir, Menikmati kebudayaan masyarakat setempat serta cendramata sebagai oleh-oleh, Pulau Samosir ini juga memiliki beragam tradisi yang hingga saat ini masih terus dilestarikan,” jelas Eka.

Sesampainya di Pulau Samosir para peserta disuguhkan tarian Tor-tor khas Batak. Bahkan seluluh peserta juga ikut menari Tor-tor dengan menggunakan kain ulos, dimana tarian ini merupakan magnet bagi wisatawan yang tiba di Pulau Samosir.

Tari Tor-tor digunakan untuk acara seremoni ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Kini, tari Tor-tor juga digunakan untuk menyambut wisatawan seperti halnya bagi rombongan IKWI.

Kampung Ambarita

Danau Toba menyimpan sejuta cerita serta keindahan dan misteri. Tak cuma cerita asal muasal dan legenda Danau Toba saja, namun desa-desa di sekitarnya juga menyimpan sejumlah cerita mengundang kagum dan rasa penasaran.

Salah satunya yang dikunjungi IKWI yaitu Kampung Ambarita, yang merupakan desa di wilayah kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Di kawasan tersebut memiliki nilai sejumlah benda-benda peninggalan prasejarah dari zaman megalitikum.

Sesampainya di Ambarita, perjalanan di lanjutkan mengunjungi tempat bernama Huta Siallagan, letaknya tidak jauh dari dermaga. Huta dalam bahasa Batak memiliki arti kampung.

Ketika memasuki Ambarita, terdapat pintu gerbang dengan patung batu besar. Konon dipercaya menjadi penjaga dan pengusir roh jahat yang akan masuk ke dalam kampung. Patung ini disebut Pangulubalang.

Di kampung tersebut rombongan IKWI bisa melihat deretan rumah adat tradisional Batak yang bernama rumah bolon.

Dalam kegiatan Silatuhrahmi Nasional IKWI tersebut kontingen IKWI DKI Jakarta yang dipimpin Ketua IKWI Jaya, Novi Enebelty, Sekretaris Eka Ardimiyati, juga Ernawati, Maya, Tilly Lumi, Yanti, Freya, Yuliana dan Mona sangat menikmati perjalan panjang yang cukup berkesan.

Kegiatan IKWI DKI Jakarta di HPN Medan ini juga didukung Media sudutpandang.id, mitrapol.com, mimbar.co.id, javanews.co.id, forumindonesia.id dan matahari.tv.| Eka

TAGS
Share This